[Review] The Expendables 2

The Expendables 2 (2012)
Date of watching: 27 August 2012
Cinema:Studio 21 Blok M Square
Duration: 103 minutes
Starring by: Stallone, Statham, Li, Lundgren, Norris, Crews, Couture, Willis, Van Damme, Schwarzenegger, and Hemsworth
Directed by: Simon West

Intisari: Geng Expendables yang diketuai Barney Ross (Sylvester Stallone) kembali dalam petualangan penuh aksi di Nepal dalam rangka misi penyelamatan seorang pengusaha China dan juga rival Ross yang bernama Trench (Schwarzenegger). Misi penyelamatan selesai bukan berarti aksi bak-bik-buk dan perang amunisi The Expendables usai. Mereka dapat ‘tugas’ dari Church (Bruce Willis), yaitu mengambil suatu benda berharga di sebuah brankas yang ada di dalam reruntuhan pesawat jatuh di Albania. Tugas dari Church dijalani dengan setengah hati karena Ross ‘berhutang’ sesuatu padanya. Beban The Expendables bertambah, karena kali ini mereka bukan hanya harus mengambil benda berharga yang mengancam nyawa mereka, tapi juga mengurus Maggie Chang (Yu Nan), wanita China yang ditugaskan oleh Church untuk ikut serta dalam petualangan mereka. Bisakah geng ini berhasil menjalankan misi tersebut?

###

Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi! Mungkin pepatah itu bisa sedikit ngegambarin kelakuan para aktor laga kawakan dan uzur di film ini. Liat aja lucunya Gunner Jensen (Dolph Lundgren) waktu merayu Maggie, juga hobi Ross yang terus-menerus meledek Lee Christmas (Jason Statham). Meskipun ini film action, jangan heran di banyak adegannya terselip dialog dan akting lucu di dalamnya. Maklum saja, dari segi cerita, The Expandables 2 memang nggak bisa diandalkan. Bisa dibilang film ini miskin ide dan hanya menonjolkan rentetan peluru dan lemparan amunisi dahsyat di sana-sini.

Faktor stamina yang mengendur akibat termakan usia jadi alasan minimnya adegan laga tanpa senjata di film ini. Kecuali, Stallone, Van Damme, dan Statham, yang lain bertarung dengan senjata api, bom, granat, pisau, dan bahkan panci teflon! Yang paling menolong banget sih memang aksi bak-bik-buknya Statham, di gereja dan di hangar pesawat. Kerennya ampun-ampunan (ini subjektif banget ya, soalnya gue demen banget ngeliatin si Statham sejak jamannya Transporter, hehehe~).

Selebihnya, duel antara Ross (Stallone) dan Villain (Van Damme) sama sekali nggak menghibur. Bahkan bisa dibilang sedikit mengecewakan. Bayangin aja, udah susah payah ngejar Van Damme sampe hampir terkubur di tambang plutonium, eh ujung-ujungnya cuma berantem bentaran doang, ga nyampe 5 menit! Udah gitu ga banyak teknik martial arts yang memukau, ya kayak berantem biasa doang gitu. Mana endingnya pake senjata tambahan juga (rantai dan pisau). Ke mana perginya gereget aksi Sylvester “Rocky” Stallone yang ditinju berapa kali pun tetep bisa bangkit berdiri dan bahkan bikin lawannya K.O? Hilang di mana Van Damme yang kalo ditendang, dipukul, dihajar malah kekuatannya makin berlipat ganda?

Kalo dipikir-pikir dengan akal sehat, harusnya Van Damme ga kalah di akhir film. Namanya aja udah Villain, tampang sangar, tatoan di leher dengan gambar kambing setan. Belum lagi dikejar-kejar sama sepasukan petarung kawakan sampe ke terowongan tambang plutonium. Logikanya kan berarti Van Damme lebih jago daripada yang lain. It takes ten men and one girl to chase him down! Kok matinya malah sepele banget! Ada lagi kematian yang menurut gue sangat sepele dan nggak perlu di film ini. Siapa yang mati dan kenapa dia bisa mati, sebaiknya ditonton sendiri.

Anyway, film ini cukup menghibur bagi yang suka ngeliat tembakan di sana-sini. Adegan tempur di bandara antara geng Expendables dkk versus geng Van Damme dkk juga bertabur adegan kocak yang disajikan oleh Chuck Norris, dan duo Willis – Schwarzenegger.

Trivia:
– Awalnya Taylor Lautner yang dipertimbangkan buat meranin tokoh Billy the Kid, tapi akhirnya peran itu jatuh ke tangan Liam Hemsworth.
– Sylvester Stallone membatalkan tur promosi film ini setelah putranya yang bernama Sage meninggal dunia pada 13 Juli lalu.

Quotes: Why is it the ones who deserve to live, that want to live the most, die – and the ones that don’t deserve to live, keep on going? (Barney Ross)

Rating: “Ammo fully loaded!”

4 Comments

  1. Mantap2…

    w sich sbg fans film2 aksi, ok2 aja tapi mank tipe2 Action-Crime ini nggak terlalu suka w, jadi gw fun aja sich waktu nonton-nya, tapi nggak berkesan sama sekali buat w kaya Total Recall atau Avengers…
    😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s