[Review] The Impossible

1358836546609428206

The Impossible (2012)
Date of watching: 9 January 2013
Cinema: Setiabudi One 21
Duration: 114 minutes
Starring by: Naomi Watts, Ewan McGregor, Tom Holland, Samuel Joslin, Oaklee Pendergast
Screenplay by: Sergio G. Sánchez
Music by: Fernando Velázquez
Directed by: Juan Antonio Bayona

Intisari: Maria Bennet (Naomi Watss) dan suaminya, Henry (Ewan McGregor) mengajak ketiga putra mereka, Lucas, Thomas, dan Simon (Tom Holland, Samuel Joslin, Oaklee Pendergast) untuk melewatkan natal dengan berlibur di Thailand. Liburan yang awalnya menyenangkan berubah menjadi bencana saat tsunami memisahkan keluarga itu. Bisakah mereka selamat dan berkumpul kembali? 13588362754074117

###

Beberapa minggu sebelum nonton film ini, gue ngeliat trailernya di bioskop dan yang gue rasain waktu itu adalah: merinding, takut, dan sedih. Padahal sebelumnya gue udah ngeliat trailernya di youtube, tapi sajiannya di bioskop bikin gue merasa seperti berada di Thailand pada 26 Desember 2004 saat tsunami menerjang.

Ternyata gue salah besar. Saat nonton film ini, gue bukan lagi merasa seperti lagi berada di Khao Lak, Thailand, di tempat penginapan keluarga Bennet yang disapu air mengamuk. Bukan. Gue malah merasa seperti anggota keluarga Bennet yang ikut merasakan dahsyatnya bencana mengerikan itu.

Gue ikutan ngilu waktu kaki Maria sobek parah dan nyaris patah akibat tusukan benda-benda tajam yang berputar-putar di dalam air. Gue ikut nangis waktu Henry minjem ponsel sesama korban tsunami demi mengabarkan ayah mertuanya bahwa dirinya selamat dan akan terus mencari istri dan anak-anaknya sampai ketemu, hidup atau mati.

13588363142021100194

Film ini bukan sekadar penggambaran kisah keluarga yang hidupnya berubah untuk selamanya setelah bencana itu terjadi. Lebih dari itu, “The Impossible” meyakinkan gue bahwa keinginan untuk bertahan hidup adalah kekuatan terbesar dalam diri manusia. Yang menunggu momen tepat untuk muncul dan menyelamatkan kita di saat paling genting.

Hal-hal yang terlihat tidak mungkin dan tidak diharapkan justru menjadi pelajaran berharga untuk menyadarkan siapa pun yang nonton film ini bahwa keluarga adalah segala-galanya.

Watts dan McGregor keliatan serasi banget di film ini, walaupun di dunia nyata keduanya udah punya pasangan masing-masing. Lovely and loving. Mereka keliatan seperti pasangan bahagia dan harmonis yang sayang banget sama ketiga putranya.

Ketiga aktor anak di film ini pun tampil dengan baik dan mengundang simpati. Terlebih Tom Holland, pemeran Lucas Bennet, yang dengan pas menggambarkan bocah laki-laki yang beranjak remaja pada umumnya, pemberani tapi sebenarnya rapuh di dalam. Salut untuk aktingnya yang keren dan bikin gue pengen meluk layar? dia waktu nangis ketakutan~

Yang bikin gue lebih salut lagi dari “The Impossible” adalah keseriusan sutradara J.A. Bayona yang bersikeras gimana pun caranya supaya adegan-adegan dalam film ini terlihat senyata mungkin. Dengan teknologi yang canggih, Bayona sebenernya bisa aja bikin adegan tsunami dengan bantuan efek CGI. Tapi demi menjaga sense and sensibility di dalam film adaptasi kisah nyata ini, Bayona mengerahkan air sungguhan yang dilepas dari sebuah tanki air raksasa. Which means, Naomi Watts dan Tom Holland pasti nelen air banyak banget saat proses syuting berlangsung.

Well, it’s all worth it karena tsunaminya keliatan nyata dan mengerikan. Ini bikin gue dan penonton lain di sekitar gue sibuk ber- “aah”, “ughhh”- ria waktu ngeliat tokoh-tokohnya tenggelam terseret pusaran air dan berusaha menyelamatkan diri. Nonton sendiri “The Impossible” untuk larut dalam kengerian yang dirasain keluarga Bennet (representasi dari keluarga Belon di dunia nyata) saat tsunami mengubah hidup mereka.

13588363821674049983

13588364271000242515

Trivia: Naomi Watts banyak berdiskusi soal perannya dengan María Belón Alvárez, sosok asli yang menginspirasi karakter Maria Bennet di film ini. Maria kehilangan separuh kakinya dan nyaris tewas akibat terjangan tsunami pada 2004 lalu. Watts adalah aktris favorit Maria.

Quotes: Close your eyes and think of something nice. (Maria Bennet)

Rating: A huge tearjerker! Siapin sekotak tisu sebelum nonton.

12 Comments

  1. @Ridho: udah surut kok banjir di jakarta, ya paling daerah Pluit sama Jakarta Utara masih rawan sih.. tapi untuk Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dll udah ga banjir lg.. hari ini jg rencananya mau nonton.. tp masih belom tau mo nonton Les Miserables atau Gangster Squad.. mana yang bisa sempet ketonton aja sih hehehe😀

  2. Saya mencoba menonton film ini, tetapi saya dihenti. Saya tinggal di Thailand for tiga tahun dan tidak tahan melihatnya hancur. Saya menonton “Godzilla Against Mechagodzilla”, malah. Saya bisa selalu depat menonton Tokyo dihancurkan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s