[Review] Django Unchained

Django_Unchained_Poster

Django Unchained (2012)

Date of watching: 13 Februari 2013
Cinema: Setiabudi One 21
Duration: 180 minutes
Screenplay by: Quentin Tarantino
Music by: Elayna Boynton
Casts: Jamie Foxx, Cristoph Waltz, Leonardo DiCaprio, Samuel L. Jackson, Kerry Washington
Directed by: Quentin Tarantino

Intisari: Django (Jamie Foxx) adalah seorang budak kulit hitam yang dijual terpisah dari istrinya, Broomhilda Von Shaft (Kerry Washington) sebagai hukuman dari mantan majikan mereka. Dalam suatu perjalanan, seorang dokter gigi asal Jerman bernama Dr. King Schultz (Cristoph Waltz) membebaskannya dari perbudakan dan menjadikannya ‘rekan bisnis’, yaitu sebagai bounty hunter (pemburu ‘hadiah’). Puas dengan kerja keras Django, Schultz pun membuat sebuah rencana cerdas untuk membantunya membebaskan Broomhilda dari perbudakan. Berhasilkah Django dan Schultz?

DJ4

###

Pertama kali ngeliat trailernya di bioskop, gue langsung berseru kegirangan. Wah, ada Cristoph Waltz! Ada Leonardo DiCaprio! Dan ada Quentin Tarantino di bangku sutradara!

Oke, terlalu banyak tanda seru di situ, tapi ya begitulah kira-kira yang gue rasain waktu liat trailernya doang. Gue pun langsung ke bioskop begitu film ini dirilis 13 Februari lalu. Awalnya sempat khawatir karena durasi film ini tiga jam. Takut keburu bosen, ngantuk, atau ketinggalan beberapa adegan karena kebelet pipis. Tapi ternyata semua kekhawatiran itu nggak terjadi karena Django berhasil memukau gue.

Dari tema yang diangkat, film ini bercerita tentang masa rasialisme di wilayah selatan Amerika. Terlahir sebagai kulit hitam, Django harus menerima nasib dirantai bersama sesama budak lainnya untuk diperjualbelikan.

Berkat uluran tangan Dr. King Schultz yang membeli kebebasannya, Django pun naik derajat. Dia berpakaian rapi, memakai topi, dan bahkan menunggang kuda! Ini keren! Gimana ceritanya seorang kulit hitam bisa berkuda bersisian dengan sang majikan dan memakai pakaian yang sama rapinya? Bahkan di beberapa adegan Django terkesan lebih necis daripada Dr. Schultz!

Di masa itu emang hanya tuan tanah dan aparat kulit putih aja yang boleh berkuda. Dan para budak pria dibiarkan bertelanjang dada untuk menunjukkan pada khalayak ramai bekas cambukan di sekujur tubuh mereka supaya jadi pelajaran bagi budak-budak lainnya yang berniat kabur atau melawan majikan. Tarantino dengan jeli memasukkan unsur kastanisasi di masa rasialisme itu menjadi senyawa dengan jalan ceritanya yang unik dan menyentil.

Siksaan brutal yang dialamatkan ke para budak pun nggak sebatas ke pria aja, tapi juga para budak wanita. Setidaknya tiga kali gue ngeliat adegan penyiksaan budak wanita selama nonton film ini. Dan semuanya itu ditampilkan secara jelas, kejam, dan vulgar. Nggak kebayang sebelumnya kalo gue bakalan ngeliat penyiksaan sekejam itu untuk seorang budak perempuan yang melakukan kesalahan sepele. And the torture she got was not only painful, but also humiliating.

Parah banget deh pokoknya, sampe bikin gue bertanya-tanya apakah Tarantino harus sekejam itu untuk menyusun skripnya? Tapi setelah gue pikir-pikir, itu sebenernya bentuk totalitas dia sebagai sutradara sekaligus penulis skrip. Penjelmaan sedekat mungkin dengan perilaku kulit putih kepada kulit hitam di masa itu justru menjadikan film ini kuat dan meyakinkan. Gue jadi terhanyut dalam alur film dan ikut berempati kepada tokoh-tokoh di dalamnya karena begitu seriusnya film ini digarap.

Berhubung ini film Tarantino yang bikin, jangan harap ada bahasa halus. Apalagi dengan latar waktu era rasialisme begini, wah… kata-kata “nigger”, “negro” dan masih banyak umpatan lainnya berseliweran seenak udelnya. Yang paling seru diliat dari film ini bukan adegan hina-menghina rasis macam itu. Mata gue nyaris nggak berkedip waktu tiap kali duo Django dan Schultz menghujani musuh mereka dengan rentetan tembakan. Kecepatan dan ketepatan menembak mereka bikin gue berkali-kali berseru, “Wooow!”

DJ2

Seruan wow itu gue ungkapkan bukan hanya gue merasa senang ngeliat adegan tembak-tembakan atau pertempuran aja. Tapi juga dari segi akting para pemainnya yang bikin gue bisa bersimpati atau bahkan membenci setengah mati karakter yang mereka perankan di film ini.

Gue nggak pernah nyangka bakalan mengumpat DiCaprio dan Jackson saking keselnya ngeliat kelakuan mereka di beberapa adegan. Untuk sejenak gue bahkan lupa dengan peran-peran protagonis mereka di film-film terdahulu. They were so believably cruel! Begitu juga dengan Waltz yang di Inglorious Basterds jadi Col. Hans Landa yang menyebalkan setengah mati, mendadak berubah kharismatik dan witty di film ini. What a character! Gue seneng Tarantino melibatkan Waltz kembali di filmnya karena dia emang berbakat. Saking kerennya, nggak heran Waltz akhirnya menang Oscar untuk kategori Best Supporting Actor!

Foxx sebagai Django sang tokoh utama menurut gue nggak terlalu mengesankan aktingnya, meskipun nggak jelek juga. Untunglah Tarantino bisa memberikan porsi yang pas buat dia, jadi tetep keliatan kharismatik dan disegani, meskipun kalo boleh jujur, gue nggak ngerasa dia klop dipasangkan dengan Waltz. Agak jomplang gimana gitu~

Anyway, film yang juga menangin Oscar buat kategori Best Original Screenplay ini adalah salah satu film yang menurut gue wajib ditonton di bioskop. Soalnya ada banyak aksi seru dan nuansa yang bakalan hanya lo dapetin kalo nonton di bioskop. Durasinya emang tergolong lama, tapi worth-watching banget! Jadi jangan sampe nyesel belum nonton film ini pas udah turun layar ya~

DJANGO UNCHAINED

DJ5

Quotes: Normally, Monsieur Candie, I would say “Auf Wiedersehen.” But since what it actually means is “’till I see you again”, and since I never wish to see you again, to you sir, I say, goodbye. (Dr. King Schultz)

Trivia: Di film ini Jamie Foxx terlihat mengendarai seekor kuda. Hewan cantik itu ternyata kuda miliknya sendiri yang diberi nama “Cheetah”.

Rating: A must watch!

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s