[Review] Jack the Giant Slayer

Jack_the_Giant_Slayer_poster

Review Jack the Giant Slayer (2013)
Date of watching: 4 Maret 2013
Cinema: Setiabudi One 21
Duration: 114 minutes
Screenplay by: Darren Lemke, Christopher McQuarrie, Dan Studney
Casts: Nicholaus Hoult, Eleanor Tomlinson, Stanley Tucci, Ian McShane, Ewan McGregor
Directed by: Bryan Singer

Intisari: Jack (Nicholaus Hoult) adalah seorang pria desa yang sejak kecil menggemari cerita-cerita petualangan. Cerita favoritnya adalah sebuah legenda tentang Raja Erik yang berhasil membasmi raksasa yang turun ke bumi untuk memangsa manusia. Ayahnya selalu berkata bahwa raksasa adalah khayalan belaka. Namun Raja Erik adalah sosok nyata yang pernah memerintah Kerajaan Cloister, di Albion, daerah tempat tinggal Jack. Suatu hari, Putri Isabelle tanpa sengaja terbawa ke atas kerajaan raksasa saat sebuah biji ajaib tumbuh menjadi sulur raksasa. Bersama para pengawal kerajaan Jack berusaha menyelamatkan sang putri. Namun, ada musuh dalam selimut yang berupaya menghalanginya. Berhasilkah Jack dan sang putri selamat dari cengkeraman kawanan raksasa ganas itu?

###

Ini adalah kali kedua gue melihat Nicholaus Hoult, setelah sebelumnya ngecengin muka gantengnya di film Warm Bodies (oke, gue ngaku salah karena belom nulis reviewnya.. but I will write it soon, hehehe). Sebagai seseorang yang hidup di wilayah kerajaan antah berantah, Hoult bisa dibilang terlalu tampan untuk ukuran pemuda desa. Ya bandingin aja dengan pemeran figuran lainnya yang hilir mudik berakting sebagai warga desa. Mukanya standar semua.

Okelah, berhubung dia aktor utama, gue nggak bisa protes banyak.. but at least somebody in the make up department do something about this! Mungkin sedikit menata alis Hoult yang kelewat rapi biar keliatan ndeso gitu~ Atau baju yang dipakainya.. apa itu? Kalo mata gue ga salah liat, itu terlihat seperti hoodie jacket yang dia pake di Warm Bodies. Well, mungkin setelah bertransformasi dari zombie jadi manusia, Hoult lalu pindah domisili dan menjadi warga di bawah pemerintahan Cloister? Hehehe~

Selain Hoult, ketidak-ndeso-an lainnya yang terpantau mata gue saat nonton adalah pada penampilan Elmont, sang pemimpin pengawal kerajaan yang diperankan oleh Ewan McGregor. Dari segi kostum nggak ada masalah sama sekali. Malahan kostum ala pengawal kerajaannya terlihat bagus dan sesuai dengan tema kerajaan jaman dulu gitu. Tapiiii, ada yang aneh dan sangat mencolok! Gaya rambut Elmont agak terlalu fantastis untuk ukuran pengawal kerajaan. Kalo kata Syahrini, “cetarrrr membahanaaa!”.

Jambul cetar membahana

Elmont dan jambul cetarrrr membahananya

Where do these people come from? Cloister, Albion definitely has some cool hairstylist :-P

Where do these people come from? Cloister, Albion definitely has some cool hairstylist😛

Ini bener-bener menggelikan, apalagi kalo gue ngebandingin sama rambut Lord Roderick (Stanley Tucci), tunangan sang putri atau (sang Raja (Ian McShane) yang memang old-fashioned dan king-like. Seandainya gue raja, gue nggak bakalan terima kalo pengawal gue terlihat lebih kece daripada gue, hehehe~

Anyway, di luar kejanggalan di bagian kostum dan tata rias itu, Jack the Giant Slayer menurut gue adalah film fantasi yang layak ditonton. Ini bukan sekedar Hollywood-touch up dari dongeng anak-anak yang sering gue (atau kalian) denger dan baca semasa kecil dulu. Film ini memang menggabungkan dua cerita dongeng yaitu Jack the Giant Killer (Irlandia) dan Jack and the Beanstalk (Inggris). Tapi penggabungannya dirajut dengan apik, mulai dari dialog-dialog yang diucapkan para pemainnya yang terkesan sambung-menyambung, hingga ke dekonstruksi cerita yang berubah jadi lebih menyegarkan.

Dari segi efek visual, gue sangat suka dengan beragam bentuk raksasa di film ini yang dibuat senyata dan semenyeramkan mungkin. Raksasa pun nggak digambarkan sebagai makhluk tolol yang hanya ingin memakan manusia saja. Tapi juga sama seperti manusia, punya ambisi dan ketamakan yang malah jadi bumerang bagi dirinya sendiri. And in some parts, raksasa juga bisa jadi bahan lelucon yang lucu lho, hehehe~

Kelucuan-kelucuan yang dibawakan oleh beberapa tokoh di film ini cukup mengobati keringnya chemistry antara Jack dan sang putri yang menurut gue terkesan maksa. Ya, gue akui Eleanor Tomlinson lebih cantik dan memesona dibandingkan ‘pasangan’ Hoult di Warm Bodies, Teresa Palmer. Tapi nggak tau kenapa gue nggak ngeliat ada tatapan berhasrat atau romantisme kilat di antara Hoult dan Tomlinson. Apakah mereka sempat bertengkar di lokasi syuting? Atau masing-masing lagi punya masalah jadi nggak keliatan on-frame chemistrynya? Hmmm, no one knows exactly.. Yang jelas, mereka nggak cocok dipasangin bareng lagi di film apapun.

Anyway, nonton Jack the Giant Slayer ini bikin gue terhanyut dengan jalan ceritanya yang seru. Mungkin akan lebih seru lagi seandainya Setiabudi One 21 ini memutarkan filmnya dalam format 3D, heuheuheu~

Jack10

Trivia: ~

Quotes: Who says I’m running away from anything? Maybe I’m running towards something. (Princess Isabelle)

Rating: Okelah wajib nonton kalo lo mau fangirling Hoult

3 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s