[Review] Silver Linings Playbook

Silver_Linings_Playbook_Poster

Silver Linings Playbook (2012)
Date of watching: 1 March 2013
Cinema: Setiabudi One 21
Duration: 122 minutes
Screenplay by: David O. Russell
Based on: Silver Linings Playbook by Matthew Quick
Casts: Bradley Cooper, Jennifer Lawrence, Robert De Niro, Jacki Weaver, Chris Tucker
Directed by: David O. Russell

Intisari: Pat Solatano Jr. (Bradley Cooper), seorang penderita bipolar disorder, baru saja diizinkan untuk meninggalkan rumah sakit tempatnya dirawat dan kembali ke rumahnya. Pat yang sebelum masuk ke rumah sakit ditinggal oleh mantan istrinya yang berselingkuh, berusaha keras untuk mendapatkannya kembali. Namun bukannya berhasil mendekati sang istri, Pat malah tiba-tiba didekati oleh Tiffany Maxwell (Jennifer Lawrence), seorang janda hiperseks yang baru saja ditinggal mati oleh suaminya. Tiffany berjanji membantu Pat untuk mendapatkan mantan istrinya kembali, asalkan pria itu mau membantunya menjadi pasangan dansa dalam sebuah kompetisi dansa tahunan. Mampukah Pat berdansa demi mendapatkan istrinya lagi?

SLP3

###

Throwing away an Ernest Hemingway’s book out of the window is really an eye-opening scene! Gue bener-bener kaget ngeliat Pat begitu geramnya dengan plot cerita novel berjudul A Farewell to Arms itu dan ngelempar bukunya begitu aja saking kesalnya. What?! Hemingway dengan cueknya dibuang ke jalanan begitu aja? Semua anak sastra pasti ngerti gimana indah sekaligus tragisnya roman-roman di buku karya novelis pemenang Nobel di bidang sastra itu. It is almost impossible to put your book down when starting to read any of Hemingways’ stories. So when Pat Solatano did that, it’s the first time he got my attention!

Karakter yang diperankan sama Bradley Cooper ini benar-benar unik. Kenapa? Karena terus terang gue belum pernah ngeliat orang dengan bipolar disorder sebelumnya. Dengan pengetahuan yang minim tentang itu, gue nggak bisa ngebedain antara penderita bipolar disorder dengan orang yang hiperaktif atau temperamental. Gue hanya tau sedikit bahwa penderitanya bisa mengalami perubahan mood dengan cepat, dari gloomy jadi meletup-letup karena senang atau marah.

Apapun bipolar disorder itu, gue dari yang tadinya hanya tau sedikit akhirnya bisa lebih memahaminya lewat sosok Pat Solatano. Cooper bener-bener keren membawakan karakter ini. Gue membayangkan kalau gue hidup di sekitar penderita bipolar disorder, pastinya akan kesulitan memahami mereka atau malah terganggu karena perubahan mood / emosi mereka yang cepat dan sulit diprediksi itu.

Meski begitu, lewat perannya di Silver Linings Playbook ini, Cooper berhasil mengundang simpati gue untuk melihat dari sudut pandang Pat dan dunianya. Pat yang gemar membaca, nggak bisa menyembunyikan perasaannya, dan benci berkelit dalam berkata-kata, tentu saja nggak klop dengan lingkungan sekitarnya yang mementingkan perasaan atau opini orang lain terlebih dahulu, atau parahnya lagi munafik dan pura-pura bahagia.

Segala aturan ramah-tamah dan hukum pergaulan sosial pun dengan lugas ditabrak sana-sini oleh Pat. Nggak heran kalau sepanjang nonton film ini, gue dan banyak penonton lainnya kerap tertawa ngakak dibuatnya. Pat sendiri aja udah bikin heboh, apalagi ditambah Tiffany yang sama ‘gila’nya. Makin kacau, seisi bioskop makin keras ketawanya, hahahaha~

Gue sangat suka dengan pemilihan Cooper sebagai Pat dan Lawrence sebagai Tiffany. Dua-duanya cocok banget meranin karakter-karakter unik itu. Cooper got it all; the temperament, the intelligence, the rational-irrational thoughts and boiling emotions all blending into one. Sementara Lawrence, dengan tatapan matanya yang tajam berbingkai eyeliner dan rambutnya yang messy-but-effortlessly-beautiful itu malah makin mempertegas karakternya. Janda kesepian yang haus belaian, tapi juga nggak murahan. Nah lho, bingung nggak tuh gimana mendeskripsiin apa yang gue sebut tadi ke dalam sebuah karakter? Well, Miss Lawrence certainly has the talent to interpret it very well.

Chemistry di antara Cooper dan Lawrence di film ini terasa kental dan meyakinkan. Kocak, tapi juga romantis dalam perspektif yang nggak biasa. Well, gue sangat jarang nonton film drama di bioskop karena sering kali nggak ngena di hati, tapi untuk film ini beda banget. Mau nyebut ini drama, nggak sepenuhnya menye-menye juga. Mau bilang ini komedi, tapi materi di dalamnya serius dan, in some parts, menyedihkan. Yang jelas semua unsur yang ada di film ini bergabung jadi satu dan menjelaskan tentang apa itu silver linings playbook.

SLP8

Selain Lawrence, karakter lain yang juga menghibur adalah ayah Pat yang diperankan oleh Robert De Niro. An old man who worships football, crazy about superstitions, and shows the symptoms of OCD. Kombinasi yang maut ya? Begitu gue mengenali karakter ayah Pat di film ini, gue jadi tau dari siapa Pat dapat warisan emosinya yang fluktuatif itu.

Walaupun kesannya menakutkan, karakter ayah Pat di film ini sebenarnya loving tapi di sisi lain, menyedihkan juga. Setiap orang pasti ingin yang terbaik buat anaknya walaupun dia nggak bisa jadi contoh yang baik. Kira-kira begitulah pergulatan batin Pat Senior yang dilakoni oleh De Niro dengan cerdas di film ini. Untungnya, ketidaksempurnaan figur Pat Senior sebagai ayah malah memberi warna tersendiri bagi pengembangan karakter serta hubungan Pat dan Tiffany, hehehe~

Overall, gue sangat suka dengan film ini. Apalagi karena di dalamnya ada segudang dialog cerdas yang sarcastic, witty, dan #jleb banget yang dilontarkan oleh Pat maupun Tiffany. Akting keduanya memang keren, khususnya Lawrence yang bisa mengimbangi Cooper yang usianya nyaris dua kali lipat dirinya. Nggak heran deh kalo Lawrence menang Oscar sebagai aktris terbaik untuk perannya di Silver Linings Playbook karena emang aktingnya keren dan dia pantes ngedapetin piala itu.

I’m really looking forward to watching more movies that unite Lawrence and Cooper in a frame, just like this. Well, kalaupun nggak dalam waktu dekat, setidaknya gue masih bisalah nonton akting keren Lawrence di Catching Fire, sekuel The Hunger Games, yang bakalan rilis jelang akhir tahun ini.

SLP5

JENNIFER LAWRENCE and BRADLEY COOPER star in SILVER LININGS PLAYBOOK

Trivia: Kantong sampah yang dipakai oleh Pat (Bradley Cooper) setiap kali jogging bertujuan untuk membuatnya berkeringat lebih banyak supaya berat badannya cepat turun. Sementara itu, untuk memerankan Tiffany, Jennifer Lawrence diharuskan untuk menambah berat badannya beberapa kilo.

Quotes: The only way to beat my crazy was by doing something even crazier. (Pat)

Rating: Wajib nonton sendirian, soalnya bakalan ketawa ngakak plus senyum-senyum sendiri kayak orang gila~

4 Comments

  1. saya bipolar, dan tanpa sangat tidak sengaja nonton film ini. di adegan pat ngomong mulu ga berhenti2 trs ngebuang buku itu saya langsung sadar… ini karakter kok bipolar banget?! taunya bener. adegan2 selanjutnua berasa kaya nonton kisah sendiri kalo lg ga stabil. hehe. tapi dari film ini seengganya nyadarin saya kalo orang bipolar bisa mendapatkan kembali hidupnya… ya, bisa hidup lebih baik seengganya. good movie🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s