[Review] Olympus Has Fallen

Olympus_Has_Fallen_poster

Olympus Has Fallen (2013)
Date of watching: 21 March 2013
Cinema: Setiabudi One 21
Duration: 120 minutes
Screenplay by: Creighton Rothenberger, Katrin Benedikt
Casts: Gerard Butler, Aaron Eckhart, Morgan Freeman, Rick Yune, Ashley Judd
Directed by: Antoine Fuqua

Intisari: Mike Banning (Gerard Butler), agen Secret Service Presiden Amerika Serikat Ben Asher (Aaron Eckhart) dihantui trauma karena gagal menyelamatkan Ibu Negara (Ashley Judd) dari sebuah kecelakaan tragis. Banning yang kini tidak lagi bertugas menjadi pelindung presiden menjalani hari-harinya dengan lesu dan kurang bersemangat. Dia rindu kembali ke lapangan. Kesempatan itu didapatkannya lagi saat sebuah aksi terorisme yang diorganisir oleh pemberontak asal Korea Utara menyelinap dalam sebuah pertemuan bilateral antara AS dan Korea Selatan. Kali ini bukan hanya nyawa sang presiden saja yang terancam, tapi juga nyawa putranya dan posisi AS di mata dunia. Sanggupkah Banning menggagalkan misi terorisme itu dan mengembalikan kepercayaan sang presiden sebagai pelindungnya?

OHF4

###

Oke, jujur aja.. Alasan utama gue ke bioskop buat nonton film ini adalah karena ada Gerard ‘hot’ But(t)ler! Young handsome actors may come and go, but the old ones are still the best :-* hahaha~ Plus, ada the almighty Morgan Freeman! Yah, selain itu gue udah lama juga nggak nonton film action, sejak terakhir nonton Die Hard ya kalo ga salah inget..

Anyway, film ini bisa dibilang sangat klise. Tokoh jagoan dalam filmnya digambarin hebat, nyaris nggak tertandingi dan sangat awas dalam situasi luar biasa berbahaya. Sayangnya, dia juga punya kelemahan. Sebuah kesalahan yang jadi trauma dan penyesalan berlarut-larut. Layaknya jagoan manapun, tentu saja ini hanya soal waktu sebelum akhirnya sosok Mike Banning bisa bangkit dari keterpurukan dan membalikkan keadaan. Meskipun klise dan sedikit banyak jalan ceritanya bisa ditebak, terutama bagi penyuka genre action dan film-film berbau terorisme, Olympus Has Fallen sangat amat menghibur.

Jalan ceritanya dibuat serapi mungkin dengan tense yang terjaga dari awal sampe akhir. Ini bikin gue nggak berhenti menatap layar dan merasa ikutan tegang saat peristiwa pemboman sampai penculikan Presiden AS terjadi. Rasanya seru banget! Walaupun gue yakin, pengeboman fantastis plus penculikan Presiden AS seperti yang digambarin di film ini nyaris ga mungkin terjadi, segala kehebohan yang disuguhkan Olympus Has Fallen berhasil menyita perhatian gue tanpa teralihkan selama durasi pemutarannya yang nggak singkat: dua jam!

Gerard Butler seperti biasa tetap menawan, sama seperti di film-filmnya yang lain. Penampilannya sebagai secret service seksi dengan tatapan tajam menyayat di Olympus Has Fallen berhasil meluluhkan hati gue. Sedikit banyak aksinya sebagai Mike Banning mengobati kekecewaan gue waktu nonton penampilan dia yang rada letoy di Coriolanus.

Tokoh lain di film ini yang gue suka adalah Mr. Kang, teroris dari Korea Utara yang diperankan dengan sangat bengis oleh Rick Yune. Bukan bengis yang dibuat-buat, tapi bengis yang kharismatik. Walaupun keliatannya masih muda dan nggak jauh berbeda umurnya dengan para anak buahnya yang siap mati, Kang malah mendapatkan penghormatan yang cukup besar. Anak buahnya pake bahasa Korea formal dengan akhiran “-hamnida” dan “-imnida”, formula kalimat formal dalam Bahasa Korea, yang nunjukkin kalo mereka respek (atau mungkin takut?) sama Kang.

OHF3

Morgan Freeman di film ini malah kurang terlihat kharismatik.. Nggak seperti biasanya, Freeman di film ini seperti kehilangan cahayanya. Beberapa kali dia terlihat bingung dan seperti nggak punya pendirian. Tapi di sisi lain, he’s Morgan Freeman. Sebagai jubir yang ditunjuk sementara jadi Presiden pengganti antarwaktu, Freeman seharusnya bisa digambarkan sebagai sosok yang tangguh dan nggak mau mengikuti permainan negosiasi teroris.

Tapi yah, ya sudahlah ya.. Setidaknya penampilan Freeman masih jauh lebih mending daripada Dylan McDermott sebagai Dave Forbes yang, sama seperti Banning, merupakan mantan anggota Secret Service. Udah dialognya hanya sedikit, kalimatnya norak pula, heuheuheu.. Ganteng-ganteng kok kebagian peran norak sih? Untung aja McDermott hanya muncul sebentar aja, jadinya ke-norak-annya itu nggak menyebar ke plot cerita film.

Di luar kualitas akting para pemain di atas, Olympus Has Fallen sangat menghibur dan layak ditonton. Kenapa? Yang suka action, jelas bisa sedikit banyak memuaskan mata dengan menyaksikan pengeboman, penghancuran gedung, penembakan bertubi-tubi, dan aksi bak-bik-buk antara sang jagoan dengan kroco-kroco mumet yang kebagian peran antagonis di film ini. Efek suara dan visualnya pun keren dan cukup meyakinkan. Dengan kecepatan penyajian konflik yang tertata rapi dan mengikat perhatian, menghabiskan waktu duduk di teater selama dua jam demi film ini sama sekali nggak terasa membosankan.

And yes, if some of you think it’s more or less like Die Hard, I cannot deny it at all. Hanya saja, “Die Hard in the White House” Olympus Has Fallen dipresentasikan jauh lebih baik dan lebih mengesankan daripada A Good Day to Die Hard yang beberapa waktu lalu dirilis. If you like Die Hard, you will surely like Olympus Has Fallen, too.

OHF1

OHF5

Trivia: Aslinya, peran Direktur Secret Service dalam film ini ditujukan untuk pria. Tapi sutradara Antoine Fuqua meminta Angela Basset untuk mengikuti audisi dan kemudian menulis ulang skripnya dan menyesuaikan peran Basset sebagai Direktur CIA.

Quotes: With all due respect, I’m the best hope you’ve got. (Mike Banning)

Rating: Massive explosions! You gotta see this one!

~ FANGIRLING BONUS ~

Hypnotized!

Hypnotized!

5 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s